DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Demo tolak BBM yang dilakukan di depan Gedung DPRA sekitar pukul 13.15 WIB ini berlangsung ricuh hingga membakar sejumlah papan bunga yang ada sekitar depan Gedung DPRA.
Pantauan Dialeksis.com, aksi kedua tersebut dilakukan sejumlah mahasiswa yang diketahui menggunakan almamater UIN Ar Raniry.
Ricuhnya aksi unjuk rasa itu, ketika sejumlah mahasiswa memaksa masuk melalui gerbang utama hingga terjadi tolak-menolak antara pengunjuk rasa dan aparat kepolisian.
Gerbang utama DPRA sampai rusak akibat saling tolak menolak antara mahasiswa dan pihak kepolisian. Bahkan nampak juga pihak kepolisian sampai menyemprot gas air mata ke arah pengunjuk rasa.
Akibat aksi tersebut, sejumlah fasilitas di kantor DPRA seperti pagar dan mobil dinas rusak imbas daripada lemparan batu oleh pendemo.
Nampak kondisi unjuk rasa tersebut masih belum kondusif, beberapa aparat kepolisian masih bersiaga mengamankan gedung DPRA. [ftr]
Share berita ini