BPMA-PGE Gaspol Proyek Lapangan Arun, Penjualan Gas Ditarget Tambah 12 MMSCFD

DIALEKSIS.COM | Lhoksukon - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama PT Pema Global Energi (PGE) terus mempercepat penyelesaian proyek optimalisasi Lapangan Arun melalui Aceh Production Operation - Optimization & Revamping Project (APO ORP). Proyek ini bertujuan meningkatkan penjualan gas dan kondensat, serta memperkuat keandalan fasilitas produksi di Wilayah Kerja B.

Proyek ini merupakan upaya peremajaan fasilitas, di mana sejumlah unit lama yang sudah melewati masa pakai akan diganti dengan fasilitas baru yang lebih andal, efisien, dan sesuai dengan kondisi saat ini. Pembaruan dilakukan pada beberapa fasilitas utama seperti Gas Compressor, Gas Processing Facility (GPF), dan Power Plant.

Kepala Divisi Perawatan Fasilitas dan Pengendalian Proyek, Helmi, menyampaikan bahwa progres pembangunan GPF berkapasitas 60 MMSCFD saat ini telah mencapai 70 persen.

“GPF ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026. Pekerjaan konstruksi terus berjalan, dan sebagian besar peralatan utama sudah selesai dibuat serta dipasang di lokasi. Sementara itu, fasilitas Gas Compressor masih dalam tahap pembuatan dan dijadwalkan dikirim pada Mei 2026,” ujar Helmi.

Setelah beroperasi, GPF diharapkan menjadi penopang utama produksi migas di Wilayah Kerja B dengan tingkat keandalan, efektivitas, dan efisiensi yang lebih baik. Optimalisasi ini bertujuan mencapai kondisi terbaik dalam operasional.

Fasilitas ini diproyeksikan mampu meningkatkan penjualan gas sebesar 12 MMSCFD dari kondisi saat ini, serta menambah produksi kondensat sekitar 300 BPD, dari 1.000 BPD menjadi 1.300 BPD.

Kepala BPMA, Nasri, mengapresiasi percepatan proyek tersebut.

“Perkembangan proyek ini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan lifting migas di Aceh, sekaligus memperkuat ketahanan energi daerah dan nasional. Proyek ini menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan operasi, mengoptimalkan produksi, serta memperkuat infrastruktur hulu migas di Wilayah Kerja B. Selain itu, proyek ini juga diharapkan dapat meningkatkan penerimaan negara,” ujar Nasri. [*]

Share berita ini

dialeksis.com