BNPT Ajak Mahasiswa Aceh Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Lawan Terorisme

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI mengajak mahasiswa Aceh perkuat wawasan kebangsaan nasional dan lawan terorisme

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Komjen Polisi Boy Rafli dalam dialog kebangsaan bersama civitas akademika di gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Rabu (14/12/2022). 

"Hal ini dalam rangka membangun kesiapsiagaan nasional secara aktif dengan melibatkan banyak pihak atau multipihak untuk melawan terorisme," kata Komjen Boy Rafli. 

Komjen Boy Rafli menambahkan untuk memaksimalkan upaya kolaborasi bersama menghadapi segala permasalahan bangsa dan negara, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah indonesia dalam menanggulangi terorisme, BNPT mengajak mahasiswa agar bergandengan tangan untuk saling menghargai dan hidup dalam keberagamaan. 

"Dengan ini, kami yakini ini mampu mereduksi ancaman-ancaman penyebaran paham radikal intoleran hingga radikal terorisme," ujarnya. 


Komjen Boy Rafli mendorong mahasiswa Aceh untuk turut berperan aktif menjadi garda terdepan bangsa dalam menjaga dan mempertahankan kebudayaan, adat istiadat serta semangat toleransi. Termasuk menjaga Pancasila demi menghadirkan kehidupan yang harmonis di Bumi Serambi Makkah. 

"Sebagai provinsi yang mendapat julukan Bumi Serambi Makkah, Aceh memiliki penduduk multikultural yang hidup secara harmonis dan mengedepankan toleransi antarumat beragama," ujar Komjen Boy Rafli. 

Saat ini, lanjutnya, BNPT RI sedang fokus dalam upaya mentransformasi wawasan kebangsaan melalui penguatan empat pilar kosensus Nasional Bangsa Indonesia, yaitu: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Revitalisasi nilai-nilai pancasila. Moderasi dalam beragama dan Pelestarian akar budaya bangsa. 

"Mari kita gelorakan nasionalisme untuk mempersempit ruang gerak propaganda dan penyebaran paham radikal terorisme di masyarakat, khususnya Aceh," pungkasnya. [NH]

Share berita ini

dialeksis.com