DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sejak penerbangan Internasional kembali dibuka di Aceh, jumlah demand penerbangan Internasional dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) meningkat hingga 80-90 persen.
Hal tersebut diungkapkan oleh Manajer Operasional dan Service PT Angkasa Pura Sukarni kepada Dialeksis.com, Selasa (6/12/2022).
Dia juga mengungkapkan, untuk Umroh juga diplanningkan pada Januari 2023 sudah ada penerbangan internasional ke Madinah yakni seminggu satu kali.
“Itu masih planning, mudah-mudahan jadwalnya sesuai dengan planningnya,” katanya.
“Pada hari ini juga sebenarnya juga ada penerbangan Umroh lewat Kuala Namu (KNO),” sambungnya.
Dia mengatakan, di Aceh itu ada beberapa Travel yang melayani penerbangan internasional yakni Umrah, salah satunya adala Travel Pelangi. “Di Aceh juga ada Asosiasi Travel yaitu KATUHA,” ucapnya.
Berdasarkan informasi yang diterima oleh pihaknya dari Asosiasi Travel di Aceh, ada sekitar 12.000 jamaah (Satu Travel_Red) yang berangkat Umroh melalui Banda Aceh untuk periode sampai April 2023.
“Jika digabungkan semua Travel yang tergabung dalam KATUHA, ada sekitar 40.000 jemaah Umrah sampai periode April 2023,” ungkapnya.
“Jadi demandnya sangat banyak sekali. Oleh karena itu juga kita sangat berharap agar masyarakat Aceh dapat memanfaatkan segala fasilitas penerbangan yang ada saat ini di Aceh untuk penerbangan Internasional,” pungkasnya. [ftr/bna]
Share berita ini