Antisipasi Banjir Susulan, Faisal Rizal Minta Pusat Prioritaskan Normalisasi Sungai Aceh

DIALEKSIS.COM | Aceh - Staf Khusus Gubernur Aceh sekaligus Ketua Umum Aceh Foundation, Faisal Rizal Hasan, meminta pemerintah pusat memprioritaskan normalisasi sungai untuk mengantisipasi banjir susulan di Aceh. 

Ia menilai langkah tersebut mendesak agar warga yang masih memulihkan diri dari bencana tidak kembali menghadapi ancaman serupa.

Menurut Faisal, kondisi sungai perlu mendapat perhatian serius dalam penanganan banjir, terutama menjelang akhir tahun. Normalisasi diharapkan dapat memperlancar aliran air dan mengurangi risiko luapan ketika hujan deras.

“Persoalan terbesar yang kita hadapi di Aceh salah satunya adalah kondisi sungai. Jika normalisasi dilakukan dengan baik, diharapkan risiko luapan air dapat berkurang sehingga masyarakat tidak lagi dihantui rasa waswas ketika hujan deras,” katanya.

Faisal mengatakan, permintaan itu sejalan dengan arahan Gubernur Aceh, Mualem, untuk mewaspadai potensi banjir susulan. Ia berharap pemerintah pusat bersama Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi menempatkan normalisasi sungai sebagai salah satu prioritas penanganan di lapangan.

Baginya, langkah antisipasi perlu berjalan beriringan dengan pemulihan kehidupan warga. Banjir pada 26 November 2025, kata Faisal, masih menyisakan dampak mendalam bagi masyarakat yang kehilangan rumah, harta benda, hingga anggota keluarga.

“Bencana ini sudah hampir setahun berlalu, tetapi masyarakat belum sepenuhnya pulih. Trauma dan kekhawatiran masih dirasakan, apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan dan sejumlah kabupaten/kota mulai mengalami genangan,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta Pemerintah Aceh, khususnya Wakil Gubernur dan Penjabat Sekretaris Daerah, mengawal kebutuhan normalisasi sungai serta memastikan koordinasi dengan pemerintah pusat berjalan baik. Kebutuhan warga akan perlindungan, menurutnya, harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata sebelum banjir kembali terjadi.

Faisal mengungkapkan, dirinya bersama tim Relawan Faisal Rizal Hasan Peduli/Aceh Foundation sebelumnya berada di lapangan selama empat bulan 24 hari. Mereka mendampingi masyarakat di sejumlah daerah yang sempat terisolasi akibat bencana.

Saat ini, ia bersama tim kembali berada di pedalaman Aceh Timur untuk melihat kondisi warga dan perkembangan situasi di lapangan. Dalam kunjungan tersebut, mereka juga memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang masih khawatir setiap kali hujan turun.

“Kami terus menyampaikan salam dari Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur Aceh kepada masyarakat. Kami ingin memastikan warga mengetahui bahwa pimpinan Aceh tetap bersama rakyat dalam kondisi apa pun,” katanya.

Ia berharap komunikasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh semakin kuat agar penanganan dampak bencana serta langkah mitigasi dapat dipercepat.

“Yang paling penting saat ini adalah membangun komunikasi yang baik antara pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh serta mengambil langkah nyata di lapangan. Masyarakat membutuhkan kepastian, perlindungan, dan rasa aman agar tidak terus dibayangi kekhawatiran terhadap banjir susulan,” ujar Faisal.

Share berita ini

dialeksis.com