DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian mengatakan banyaknya kasus mangkrak di Aceh tentu memiliki kegelisahan serius.
“Dalam penanganan kasus di Aceh terkesan naik turun, apalagi dengan kondisi sekarang banyak sekali kasus-kasus mangkrak di Aceh di level Kepolisian dan Kejaksaan yang dimana belum memiliki kepastian hukum,” katanya kepada Dialeksis.com, Senin (12/12/2022).
Dia menyampaikan, konsistensi aparat penegak hukum yang sudah memiliki mandat secara konstitusi untuk bisa menyelesaikan terhadap kasus-kasus yang belum terselesaikan.
“Kita juga berharap terhadap Pengadilan Tipikor Banda Aceh yang selama ini kerap melakukan vonis bebas terhadap tindak pidana korupsi harus merefleksi diri, apakah keputusan tersebut merupakan hal positif terhadap pemberantasan korupsi atau tidak,” ujarnya.
Menurutnya, publik saat ini memiliki keresahan yang serius, mengingat soal kepastian hukum dan rasa keadilan terhadap para koruptor di Aceh belum lahir.
“Saya pikir konsistensi terhadap aparat penegak hukum untuk melakukan proses pencegahan yang serius untuk melakukan penindakan, sehingga adanya keseimbangan perlawanan terhadap koruptor. Dan kita harus bisa pastikan negara tidak boleh kalah dari para koruptor,” tegasnya. [ftr/bna]
Share berita ini