DIALEKSIS.COM | Takengon - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah akan menerima bantuan lima unit dump truck dan lima kendaraan roda tiga untuk memperkuat pelayanan persampahan. Bantuan dari pemerintah pusat itu merupakan bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera.
Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan Workshop Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon (NEK) Tahun 2026 yang dihadiri Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Bantuan itu bersumber dari pendanaan melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT) APBN 2026 yang dikoordinasikan Direktorat Penanganan Sampah, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.
Secara keseluruhan, alokasi pendanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana untuk pengelolaan sampah di Provinsi Aceh mencapai Rp 38,56 miliar. Dana tersebut mencakup dukungan sarana persampahan bagi sejumlah kabupaten/kota, termasuk Aceh Tengah.
Bupati Haili Yoga menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat. Menurutnya, tambahan armada tersebut dibutuhkan untuk memperluas jangkauan pelayanan kebersihan, khususnya di kawasan permukiman dan fasilitas publik.
“Alhamdulillah, Aceh Tengah akan mendapatkan bantuan lima unit dump truck dan lima unit motor roda tiga. Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatian dan dukungan ini,” ujar Haili Yoga.
Ia berharap bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal dan diiringi peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pemkab Aceh Tengah juga mendorong gotong royong untuk mengurangi dan menangani sampah.
Dalam kegiatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, menekankan pentingnya penguatan tata kelola Nilai Ekonomi Karbon. Pemerintah daerah didorong mengidentifikasi potensi kegiatan yang dapat dikembangkan menjadi unit karbon, termasuk melalui badan usaha milik daerah (BUMD), sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemkab Aceh Tengah berharap dukungan armada persampahan tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. [*]
Share berita ini