DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Musyawarah Nasional (Munas) XI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) memilih sembilan Presidium Majelis Nasional untuk masa bakti 2022-2027. Diantara sembilan yang terpilih, salah satunya adalah Dr Ir H Abdullah Puteh MSi.
Presidium Majelis Nasional KAHMI, Abdullah Puteh menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah memberi amanah kepada dirinya untuk posisi presidium.
Dirinya menegaskan akan bekerja secara maksimal membawa KAHMI, dan meningkatkan peran KAHMI di tengah-tengah masyarakat yang saat ini sedang menghadapi banyak tantangan.
“Kita ingin generasi KAHMI, yang tidak lain adalah generasi intelektual muda umat Islam di Indonesia dapat menjawab dan merespons tantangan kita sebagai bangsa hari ini,” ujar Abdullah Puteh kepada reporter Dialeksis.com, Banda Aceh, Selasa (29/11/2022).
Abdullah Puteh juga akan berusaha membawa kader KAHMI bisa lari lebih cepat dan tepat sasaran untuk mencapai kemajuan bangsa dan tantangan yang dihadapi hari ini.
Menghadapi tantangan Pemilu 2024 sebagai tantangan pembuka dirinya sebagai Presidium Majelis Nasional KAHMI, Abdullah Puteh menyampaikan bahwa dirinya menginginkan orang-orang yang tampil di Pilpres atau Pileg dari orang yang memiliki kualifikasi dan punya kapasitas yang lebih unggul.
Dirinya menyampaikan bahwa dari balik pengamatannya, saat ini DPR maupun DPD, sebagiannya masih belum mampu memberikan jawaban yang baik untuk bangsa yang semakin banyak tantangan.
Semisal, kata dia, soal pemerataan pembangunan, kekisruhan yang terjadi dimana-mana, dan soal bangsa yang masih belum bisa berdiri seimbang dengan bangsa-bangsa lain di dunia.
Menurutnya, berbagai tantangan bangsa saat ini sangat mampu dijawab oleh generasi KAHMI, karena kader KAHMI berisi orang-orang hebat, memiliki keunggulan di berbagai bidang ilmu pengetahuan.
“Keanggotaan KAHMI dipenuhi dengan para guru besar, para doktor di berbagai bidang ilmu pengetahuan yang pikir tidak ada di ormas lainnya di Indonesia,” pungkasnya. (Akhyar)
Share berita ini