DIALEKSIS.COM | Subulussalam - Banjir masih saja melanda Provinsi Aceh, kali ini hampir diseluruh wilayah Aceh terdampak banjir.
Salah satunya adalah wilayah Subulussalam. Banjir yang terjadi pada Senin (31/10/2022) sekiranya pukul 05.15 WIB ini diakibatkan dari intensitas curah hujan yang tinggi.
Berdasarkan data dari BPBA yang diperoleh Dialeksis.com, Jumat (4/11/2022) setidaknya 3 (Tiga) Kecamatan yang terdampak banjir, yakni Kecamatan Sultan Daulat, Rundeng, dan Longkip dan lebih kurang terdapat 1.778 KK yang terdampak dari banjir ini.
Dengan rincian, Kecamatan Sultan Daulat sebanyak 777 KK, Kecamatan Rundeng sebanyak 838, dan Kecamatan Longkip sebanyak 123 KK.
Diketahui, dari bencana banjir tersebut 1 anak laki-laki dengan umur 4 tahun meninggal dunia karena tenggelam saat mandi-mandi.
Sejauh ini, BPBD setempat masih melakukan pendataan. Berdasarkan laporan BPBD Subulussalam, saat ini kondisi terakhir pada Kecamatan Sultan Daulat air sudah mulai berangsur surut, namun masih ada beberapa rumah warga masih tergenang air.
Kemudian, Kecamatan Rundeng air masih menggenangi rumah warga, beberapa ruas jalan antar desa juga masih belum bisa diakses akibat genangan air dengan ketinggian rata 50 cm - 80 cm.
Sementara itu, di Kecamatan Longkib, perkembangan keadaan air kemarin sore sudah memasuki halaman rumah warga yang berada di lokasi dataran yang terendah. [ftr/bna]
Share berita ini