13.708 Jiwa di Aceh Utara Harus Mengungsi Akibat Banjir

DIALEKSIS.COM | Lhoksukon - Aceh Utara kembali dilanda banjir. Sejumlah warga dalam tujuh kecamatan pada Rabu (5/10/2022) mencapai 13.708 jiwa ini terpaksa harus mengungsi.

Jumlah tersebut berdasarkan hasil pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara yang diterima Dialeksis.com, dari Kepala Humas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, Hamdani. 

Adapun ketujuh kecamatan tersebut yakni Kecamatan Samudera, Matangkuli, Pirak Timu, Tanah Luas, Lhoksukon dan Kecamatan Cot Girek dan Nisam.

Berdasarkan data yang diperoleh dari BPBD Aceh Utara banjir terjadi setelah hujan deras dalam sepekan ini di Aceh Utara dan Bener Meriah yang mengakibatkan meluapnya aliran sungai Krueng Keureuto dan Krueng Pirak pada 4 Oktober 2022 sekitar pukul 07.30 WIB. 

“Air sudah melewati badan jalan dan memasuki pemukiman warga di Kecamatan Matangkuli dan Pirak Timu. Ketinggian air berkisar 10 sampai dengan 150 cm dan terus meluas ke Kecamatan Cot Girek, Tanah Luas, Samudera dan Nisam,” sebut Kalaksana BPBD Kabupaten Aceh Utara Asnawi dalam laporannya yang diterima Dialeksis.com, Rabu (5/10/2022).


Di kecamatan Tanah Luas yang desa terendam banjir yaitu Gampong Serbajaman Baroh, Gampong Blang, Gampong Tanjong Mesjid, dan Gampong Rayeuk Kuta. 

Di kecamatan Samudera yang terendam banjir, Desa Mancang, Tanjong Awe, Tanjong Hagu, Madan, Krueng Baro Langkahan, Meunasah Asan dan Tanjong Baroh .

Sedangkan di Kecamatan Pirak Timu desa yang terendam Leupe, Krueng Pirak, Matang Keh, Rayeuk Pange Desa Bungong.

Kemudian, di Kecamatan Matangkuli desa yang terendam Pante Pirak, Siren, Leubok Pirak, Meunye Pirak, Gampong Tanjong Haji Muda, Gampong Beuringen Pirak, Gampong Ceubrek Pirak, Gampong Lawang Pirak, Gampong Alue Tho, Gampong Hagu.

Lalu, Gampong Punti, Gampong Tumpok Barat, Gampong Alue Euntok, Gampong Tanjong Tgk Kari, Gampong Parang Sikureung, Meuria, Tanjong Tgk Ali, Meunasah Mee, Teupin Keubeu, Meunasah Blang, Gampong Baro, Teungoh Seuleumak.

Sementara itu, Di Kecamatan Lhoksukon yang terendam banjir Gampong Meucat, Buloh LT, Meunasah Rayeuk, Meunasah Kumbang, Rawa, Manyang, Jok, Meureubo, dan Desa Meuria.


Sejauh ini, Warga diketahui masih mengungsi di Meunasah dan titik pengungsian. Hamdani mengatakan, sejauh ini adapun titik pengungsian ada 29 lokasi. “Jumlah pengungsi mencapai 4.443 KK dan 13.708 Jiwa.

[Foto: Humas Pemkab Aceh Utara]

Dirinya mengatakan, Pj Bupati Aceh Utara juga sudah mengeluarkan Pernyataan Bencana dengan nomor surat: 360/1656/2022.

“Saat terus dilakukan pemantauan situasi di lapangan melalui BPBD Rescue, Satgas SAR Aceh Utara, Pemadam Kebakaran, TNI, Polri dan Relawan untuk pendataan kebutuhan dasar korban bencana alam dan memberikan sosialisasi penyelamatan mandiri dalam penanganan bencana,” ucapnya.

“Monitoring situasi dan kondisi di 27 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara oleh Petugas piket Pusdalops BPBD Kabupaten Aceh Utara melalui komunikasi radio, laporan camat, WA, medsos, dan laporan masyarakat,” pungkasnya. [ftr]

Share berita ini

dialeksis.com