Keluarga Pajero Bakal Bertambah, Mitsubishi Siapkan Dua SUV Lebih Kecil

DIALEKSIS.COM | Jakarta - Mitsubishi Motors tampaknya belum selesai menghidupkan kembali kejayaan Pajero. Setelah memperkenalkan generasi terbaru SUV legendaris tersebut, pabrikan berlambang tiga berlian itu dilaporkan menyiapkan dua model Pajero berukuran lebih kecil.

Kedua kendaraan itu diperlihatkan dalam bentuk siluet saat peluncuran dunia All-New Pajero. Posisinya berada di bawah Pajero terbaru yang berukuran besar dan menggunakan konstruksi ladder frame.

Dikutip dari VOI, Sabtu (5/9/2026), dua kendaraan tersebut disebut sebagai “compact SUV” dan “small SUV”. Salah satunya diperkirakan hadir dalam format kei car atau mobil berdimensi mungil yang populer di Jepang.

Kehadirannya berpotensi menandai kembalinya nama Pajero ke segmen kendaraan perkotaan sejak berakhirnya era Pajero Mini. Mobil mungil tersebut diperkirakan bakal membawa tampilan khas kendaraan petualang, tetapi dengan ukuran yang lebih ramah untuk jalan sempit dan mobilitas harian.

Model ini juga dinilai berpeluang menjadi penantang Suzuki Jimny. Namun, belum diketahui apakah Mitsubishi akan mempertahankan konstruksi ladder frame atau memilih platform monokok yang lebih ringan dan efisien.

Sementara itu, satu model lainnya diproyeksikan sebagai versi lebih ringkas dan lebih terjangkau dari All-New Pajero. Kendaraan tersebut dapat mengambil posisi di antara SUV perkotaan dan mobil petualang, sekaligus membuka akses Pajero kepada kelompok konsumen yang lebih luas.

Sejumlah kemungkinan mulai mengemuka. Mitsubishi dapat mengembangkan SUV ladder frame berukuran kompak seperti Suzuki Jimny dan Toyota Land Cruiser FJ. Pilihan lain adalah menggunakan platform monokok, termasuk basis yang berkaitan dengan Mitsubishi Outlander dan Nissan X-Trail, untuk bersaing di segmen SUV kompak global yang semakin padat oleh merek-merek China. Namun, seluruh kemungkinan teknis itu masih berupa perkiraan dan belum dikonfirmasi Mitsubishi.


Pajero Dikembangkan Menjadi Satu Keluarga Model

Rencana memperluas keluarga Pajero sejalan dengan visi jangka menengah dan panjang Mitsubishi Motors menuju dekade 2030-an. Perusahaan secara resmi menyatakan akan mengembangkan Pajero menjadi sebuah seri, memusatkan investasi pada kendaraan off-road dan model strategis ASEAN, serta meluncurkan 13 model baru dalam enam tahun.

Mitsubishi juga menyiapkan investasi pertumbuhan sekitar 1 triliun yen hingga tahun fiskal 2029. Perusahaan menargetkan laba operasional 160 miliar yen dan tingkat pengembalian ekuitas atau ROE sebesar 10 persen pada periode tersebut.

Pajero generasi terbaru sendiri memiliki panjang 4.920 mm, lebar 1.925 mm, tinggi 1.910 mm, dan jarak sumbu roda 2.870 mm. SUV tujuh penumpang itu dibekali mesin diesel bersih 2,4 liter dengan torsi maksimum 480 Nm dan transmisi otomatis delapan percepatan.

Kemampuan jelajahnya ditopang ground clearance 230 mm, sistem Super Select 4WD-II, Super-All Wheel Control, serta tujuh pilihan mode berkendara, yakni Normal, Eco, Gravel, Snow, Mud, Sand, dan Rock.

Produksi All-New Pajero dilakukan di Thailand. Negara tersebut menjadi pasar pertama, disusul Jepang dan Australia pada tahun fiskal 2026. Mulai tahun fiskal 2027, Mitsubishi berencana memasarkannya secara bertahap ke sekitar 100 negara, termasuk kawasan ASEAN, Amerika Latin, dan Timur Tengah.


Menghidupkan Kembali Jejak Pajero Mini

Strategi menghadirkan Pajero berukuran kecil bukanlah langkah yang sepenuhnya baru. Mitsubishi pernah meluncurkan Pajero Mini pada 1994, Pajero Junior pada 1995, dan Pajero iO pada 1998.

Pajero Mini generasi kedua hanya memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.635 mm. Mobil bermesin 659 cc itu dilengkapi sistem 4WD dengan mode 2WD, 4-Hi dan 4-Low serta ground clearance 195 mm.

Adapun Pajero iO hadir dengan dimensi lebih besar, yakni panjang 3.675 mm, lebar 1.680 mm, tinggi 1.700 mm, dan menggunakan mesin 1.800 cc. Model tersebut dikembangkan sebagai pilihan di antara Pajero besar dan Pajero Mini.

Nama Pajero mempunyai sejarah panjang sejak pertama kali diperkenalkan pada 1982. Hingga produksinya dihentikan pada 2021, Mitsubishi telah memproduksi lebih dari 3,25 juta unit Pajero dalam empat generasi dan memasarkannya ke lebih dari 170 negara.

Share berita ini

dialeksis.com