Merah Putih Diambil Saat Rahmat Raih Emas, Ini Aturan IWF

DIALEKSIS.COM | Jepang - Bendera Merah Putih sempat diambil panitia dari Rahmat Erwin Abdullah dalam rangkaian penyerahan medali angkat besi Asian Games 2026, Sabtu (26/9/2026). Peristiwa ini berkaitan dengan aturan seremoni Federasi Angkat Besi Internasional (IWF).

CNN Indonesia melaporkan, bendera diberikan ofisial Indonesia kepada Rahmat di podium, kemudian diambil petugas.

Sebelumnya, bendera juga diminta panitia setelah Rahmat memastikan emas. Perwakilan NOC Indonesia yang dikutip CNN Indonesia menyebut penyerahannya terlalu cepat. Rahmat masih memiliki satu kesempatan clean and jerk, yang akhirnya tidak digunakan. 

Ketentuan mengenai bendera tercantum dalam Technical and Competition Rules & Regulations IWF versi 5 November 2025. Pada bagian penjelasan aturan 6.9 tentang Victory Ceremony, poin kedua melarang peraih medali membawa bendera maupun benda lain ke panggung selama upacara penyerahan medali.

Para pemenang diwajibkan mengikuti prosesi dengan seragam yang diterbitkan atau disetujui federasi masing-masing. Larangan membawa bendera tersebut berlaku bagi seluruh peraih medali. 

Penghormatan terhadap negara pemenang tetap menjadi bagian dari seremoni. Poin ketujuh mengatur bahwa setelah penyerahan medali untuk total angkatan, lagu kebangsaan juara diperdengarkan dan bendera negara ketiga pemenang dikibarkan.

Dengan ketentuan tersebut, pembatasan membawa bendera oleh atlet perlu dibedakan dari pengibaran bendera resmi dalam upacara penghormatan pemenang. 

Di arena pertandingan, Rahmat menjuarai kelas 75 kilogram putra di Nagoya City Trade and Industry Center, Jepang. Mengutip dari sumber media Antara, ia membukukan total angkatan 366 kilogram, terdiri atas snatch 160 kilogram dan clean and jerk 206 kilogram.

Persaingan menuju emas berlangsung ketat. Lifter Thailand, Weeraphon Wichuma, mengumpulkan total 365 kilogram dan meraih perak. Adapun Ri Chong Song dari Korea Utara mendapatkan perunggu dengan total 357 kilogram.

Wichuma sempat memimpin setelah berhasil mengangkat 205 kilogram pada percobaan terakhir clean and jerk. Rahmat membalas dengan angkatan 206 kilogram pada kesempatan keduanya.

Keberhasilan itu mengunci emas bagi Indonesia dengan keunggulan hanya satu kilogram atas Wichuma.

Share berita ini

dialeksis.com