DIALEKSIS.COM | Jakarta - Korlantas Polri menggelar Pelatihan Mobil Derek Besar dan Mobil Derek Kecil Tahun 2026 yang diikuti personel Polda jajaran se-Indonesia, Kamis (9/7/2026). Pelatihan ini guna meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kesiapsiagaan personel dalam menangani kendaraan yang mengalami kecelakaan, kerusakan, maupun gangguan teknis di jalan.
Kasubdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol. Mariochristy mengatakan pelatihan ini merupakan bagian upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polantas agar mampu memberikan pelayanan yang cepat dan profesional.
“Bagian dari upaya Korlantas Polri dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kesiapsiagaan personel dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di bidang lalu lintas, khususnya di dalam penanganan kendaraan yang mengalami kecelakaan lalu lintas, kerusakan maupun gangguan teknis yang berdampak terhadap kelancaran arus lalu lintas,” kata Kombes Pol. Mariochristy.
Kombes Pol. Mariochristy meminta seluruh peserta memanfaatkan pelatihan untuk mengenali kendaraan derek yang akan diterima di wilayah masing-masing. Menurutnya, operator tidak cukup hanya bisa mengoperasikan alat, tetapi juga harus memahami karakteristik kendaraan yang akan ditangani.
Lihat juga: Gakkum Humanis Korlantas Polri, Edukasi Over Dimensi dan Over Load
“Silakan bertanya kepada instruktur dan pelatihnya. Kenali dulu barang yang akan diserahkan ke Polda. Bagaimana kita (Anggota Lantas) bisa mengoperasionalkan kalau kita tidak kenal barangnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol. Mariochristy juga mengingatkan agar peserta tidak menyamakan penanganan seluruh kendaraan di lapangan, seperti kendaraan listrik yang memiliki prosedur evakuasi berbeda dibandingkan kendaraan konvensional.
“Jangan anggap semua permasalahan itu pasti akan sama di wilayah. Perlakuan terhadap kendaraan manual, matik, maupun kendaraan listrik apakah sama? Silakan ditanya kepada instruktur. Kendaraan listrik apabila mogok atau habis dayanya memiliki sistem yang mengunci sehingga ada metode khusus untuk mengangkutnya,” jelasnya.
Ia berharap setelah mengikuti pelatihan ini seluruh personel memiliki standar kemampuan yang sama dalam mengoperasikan mobil derek besar maupun kecil sesuai prosedur.
“Diharapkan seluruh personel memiliki standar kemampuan yang sama, memahami prosedur operasional secara benar serta mampu melaksanakan tugas secara cepat, tepat, aman, dan bertanggung jawab di lapangan,” tandasnya.[*]
Share berita ini