DIALEKSIS.COM | Jantho - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di 10 kecamatan sepanjang Juli 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Program tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, memperkuat ketahanan pangan, serta memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan melibatkan Dinas Pangan Kabupaten Aceh Besar, Perum Bulog, dan Bank Indonesia.
Dalam kegiatan itu, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, dan cabai dengan harga di bawah harga pasar.
Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat.
"Gerakan Pangan Murah ini merupakan salah satu ikhtiar Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang terjangkau sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga," kata Muharram, Selasa (30/6/2026).
Menurutnya, Pemkab Aceh Besar akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, Bulog, serta berbagai pemangku kepentingan agar distribusi pangan berjalan lancar dan tidak memicu gejolak harga.
Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat langsung, terutama bagi keluarga yang membutuhkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Besar, Aliyadi, menjelaskan pelaksanaan GPM difokuskan di 10 kecamatan yang memiliki tingkat kebutuhan tinggi terhadap bahan pokok maupun sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga.
Menurut Aliyadi, setiap lokasi telah disiapkan stok berbagai komoditas pangan dalam jumlah memadai sehingga masyarakat dapat membeli sesuai kebutuhan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.
"Kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh mitra penyedia pangan agar pasokan tetap tersedia selama pelaksanaan kegiatan. Tujuan utama kami adalah menjaga keterjangkauan harga sekaligus memperkuat stabilitas pasokan pangan di Kabupaten Aceh Besar," ujarnya.
Selain penyediaan pangan murah, Dinas Pangan juga telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan QRIS serta perlindungan konsumen selama pelaksanaan kegiatan.
Melalui program tersebut, Pemkab Aceh Besar berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, distribusi bahan pokok semakin lancar, serta masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terbebani kenaikan harga.
Jadwal Gerakan Pangan Murah Kabupaten Aceh Besar Juli 2026:
Rabu, 1 Juli 2026: Kecamatan Lhoong
Kamis, 2 Juli 2026: Kecamatan Leupung
Jumat, 3 Juli 2026: Kecamatan Darul Imarah
Selasa, 7 Juli 2026: Kecamatan Darul Kamal
Rabu, 8 Juli 2026: Kecamatan Simpang Tiga
Kamis, 9 Juli 2026: Kecamatan Krueng Barona Jaya
Jumat, 10 Juli 2026: Kecamatan Darussalam
Selasa, 14 Juli 2026: Kecamatan Baitussalam
Rabu, 15 Juli 2026: Kecamatan Ingin Jaya
Kamis, 16 Juli 2026: Kecamatan Kuta Malaka. [*]
Share berita ini