DIALEKSIS.COM | Kyiv - Serangan Rusia menewaskan sedikitnya empat orang di sejumlah wilayah Ukraina pada Sabtu (26/9/2026). Serangan terbaru ini terjadi ketika intensitas perang udara antara Moskow dan Kyiv terus meningkat.
Pejabat Ukraina melaporkan Rusia menggempur sejumlah wilayah menggunakan rudal jelajah dan balistik, bom luncur berdaya hancur tinggi, serta drone bermesin jet. Serangan menghantam kawasan permukiman di Kyiv, Zaporizhzhia, Odesa, Sumy, dan Kharkiv.
Dua perempuan tewas setelah tertimbun reruntuhan rumah mereka yang hancur akibat serangan di Zaporizhzhia. Dua korban lainnya meninggal dalam serangan terpisah di Kota Sumy, menurut pejabat setempat.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy kembali memperingatkan meningkatnya eskalasi perang. Ia meminta negara-negara mitra memberikan respons lebih tegas jika Rusia melancarkan serangan yang lebih besar.
Zelenskyy sebelumnya juga menyerukan kepada negara-negara anggota PBB untuk memperketat sanksi dan membatasi perdagangan dengan Rusia. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk mengurangi sumber pendapatan yang digunakan Moskow untuk membiayai perang.
Di sisi lain, Ukraina terus melancarkan serangan drone jarak jauh ke wilayah Rusia. Gubernur Krasnodar Veniamin Kondratyev mengatakan serangan drone Ukraina di wilayah Rusia selatan itu menewaskan tiga orang dan melukai dua lainnya.
Serangan drone juga dilaporkan terjadi di kawasan Kyiv. Dua orang terluka setelah sebuah gudang di distrik Boryspil terbakar, sementara serangan di ibu kota Ukraina menyebabkan empat orang terluka dan merusak sejumlah bangunan.
Kementerian Pertahanan Rusia menyebut serangan terhadap Kyiv turut merusak pusat data yang mendukung layanan internet seluler dan komunikasi satelit Starlink. [AP/abc news]
Share berita ini