Putin Perintahkan Tambah 15.500 Tentara, Rusia Perkuat Militer di Tengah Perang

DIALEKSIS.COM | Moskow - Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan penambahan jumlah personel aktif angkatan bersenjata Rusia sebanyak 15.500 orang. Dengan keputusan terbaru tersebut, total personel angkatan bersenjata Rusia mencapai 2.441.630 orang, termasuk 1.550.500 personel aktif.

Keputusan yang diterbitkan dalam basis data hukum resmi Rusia pada Senin (28/9/2026) itu menjadi perintah keempat terkait penambahan kekuatan militer Rusia sepanjang tahun ini.

Kremlin tidak menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut. Penambahan pasukan dilakukan ketika Rusia dan Ukraina masih menghadapi kerugian besar akibat perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun sejak invasi skala penuh Rusia pada 2022.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sebelumnya menuding Rusia telah memulai gelombang baru mobilisasi militer. Dia juga menyebut lebih dari 8.000 tentara Korea Utara saat ini berada di Rusia.

Menurut Zelenskyy, sekitar 10.000 tentara Korea Utara lainnya tengah diseleksi untuk menjalani pelatihan sebelum dikerahkan ke Rusia. Dia juga mengklaim Rusia memberikan dukungan teknologi kepada Korea Utara, termasuk dalam produksi drone serang Shahed.

Di sisi lain, serangan Rusia ke Kyiv pada Senin menewaskan dua orang dan melukai 26 lainnya, menurut Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko.

Upaya diplomatik untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina juga masih mengalami kebuntuan dalam beberapa bulan terakhir. [cnbc]

Share berita ini

dialeksis.com