DIALEKSIS.COM | Gaza - Freedom Flotilla Coalition (FFC) kembali menggelar misi pelayaran internasional menuju Gaza. Sejumlah kapal telah mulai berlayar dan dijadwalkan tiba di pesisir Gaza pada Oktober 2026.
Dalam pernyataannya, FFC menyebut misi tersebut bertujuan menentang blokade Israel terhadap Gaza serta menyerukan dibukanya akses bantuan kemanusiaan, termasuk makanan, air, dan obat-obatan.
Dua kapal telah memulai perjalanan. Handala II berlayar di kawasan Skandinavia pada Juni-Juli dan singgah di Norwegia, Swedia, serta Denmark. Sementara Kate berangkat dari Bristol, Inggris, pada awal September dan telah singgah di Irlandia, Jerman, dan Perancis.
Sebelum menuju Gaza, flotila tersebut dijadwalkan singgah di sejumlah pelabuhan di Spanyol, Portugal, dan Italia. Aktivis hak asasi manusia, jurnalis, tenaga medis, perwakilan rakyat, serta pendukung hak-hak Palestina turut bergabung dalam misi tersebut.
FFC juga mendesak pemerintah berbagai negara menjamin jalur aman bagi kapal-kapal mereka. Koalisi itu menilai perjalanan menuju Gaza memiliki risiko serius, mengingat sejumlah misi sebelumnya pernah dicegat dan aktivisnya ditahan.
Misi terbaru ini berlangsung di tengah kondisi kemanusiaan Gaza yang masih krisis. UNICEF memperkirakan sebagian besar keluarga di Gaza masih menghadapi kesulitan mengakses air, sementara sekitar 90 persen infrastruktur air dan sanitasi disebut telah rusak. [Aljazeera]
Share berita ini