Demo Siswa Makin Ricuh, Lebih dari 400 Sekolah di Prancis Ditutup

DIALEKSIS.COM | Paris - Ratusan sekolah di seluruh Prancis ditutup pada Jumat (2/10/2026) setelah aksi unjuk rasa siswa yang awalnya menyuarakan kondisi sekolah berubah menjadi kericuhan.

Lebih dari 400 sekolah terdampak aksi tersebut. Ribuan siswa memprotes kondisi bangunan sekolah yang dinilai usang, jam belajar yang panjang, serta kekurangan guru.

Kementerian Dalam Negeri Prancis menyebut 1.027 dari sekitar 3.700 sekolah  menengah atas terdampak pada Kamis, termasuk 222 sekolah yang diblokade.

Kerusuhan juga terjadi di sejumlah wilayah. Pengunjuk rasa dilaporkan bentrok dengan polisi, sementara sejumlah sekolah dan kendaraan dibakar. Puluhan staf pendidikan, ratusan polisi, dan lebih dari 100 siswa dilaporkan terluka sejak aksi dimulai.

Menteri Pendidikan Prancis Édouard Geffray sebelumnya menyebut tuntutan siswa sebagai aksi yang sah. Namun, Kementerian Dalam Negeri menilai aksi tersebut telah berkembang menjadi kekerasan perkotaan dan tidak lagi sebatas penyampaian tuntutan.

Geffray dijadwalkan bertemu dengan serikat guru, perwakilan siswa, dan kelompok orang tua murid pada Jumat untuk membahas situasi tersebut. [cnbc]

Share berita ini

dialeksis.com