DIALEKSIS.COM | Aceh - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah kabupaten dan kota di Aceh, Rabu (5/8/2026) dini hari.
Berdasarkan informasi Prakirawan BMKG Aceh yang diperbarui pukul 04.15 WIB, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi mulai pukul 04.25 WIB. Hujan tersebut dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Wilayah yang diperkirakan lebih awal mengalami kondisi tersebut meliputi sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Besar, yakni Lhoong, Lhoknga, Indrapuri, Montasik, Sukamakmur, Ingin Jaya, Kota Jantho, Kota Cot Glie, Kuta Malaka, Simpang Tiga, Darul Kamal, Leupung, dan Blang Bintang.
Di Kabupaten Aceh Utara, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di Kecamatan Dewantara, Muara Batu, Sawang, Nisam, dan Banda Baro.
Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Kecamatan Makmur dan Gandapura, Kabupaten Bireuen; Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya; serta Kecamatan Muara Dua, Banda Sakti, dan Muara Satu di Kota Lhokseumawe.
BMKG menyebutkan pertumbuhan awan hujan tersebut dapat meluas ke sejumlah wilayah lainnya di Aceh.
Daerah yang berpotensi terdampak perluasan hujan meliputi Kecamatan Ketol di Kabupaten Aceh Tengah serta Kecamatan Seulimeum, Darul Imarah, Peukan Bada, Mesjid Raya, Kuta Baro, Darussalam, Pulo Aceh, Lembah Seulawah, Baitussalam, dan Krueng Barona Jaya di Kabupaten Aceh Besar.
Di Kabupaten Pidie, hujan diperkirakan dapat meluas ke Kecamatan Tangse.
Sementara di Kabupaten Aceh Utara, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kuta Makmur, Meurah Mulia, Samudera, Syamtalira Aron, Syamtalira Bayu, Tanah Luas, Tanah Pasir, Simpang Kramat, Geuredong Pase, dan Nisam Antara.
Perluasan cuaca buruk juga diperkirakan mencapai sejumlah kecamatan di Kabupaten Bireuen, yaitu Peudada, Jeumpa, Peusangan, Juli, Jangka, Kota Juang, Kuala, Peusangan Siblah Krueng, Peusangan Selatan, dan Kuta Blang.
Di Kabupaten Aceh Jaya, wilayah yang perlu mewaspadai kondisi tersebut meliputi Kecamatan Krueng Sabee, Setia Bhakti, Sampoiniet, Indra Jaya, dan Darul Hikmah.
Selanjutnya, potensi hujan dapat meluas ke Kecamatan Pintu Rime Gayo, Permata, Timang Gajah, dan Gajah Putih di Kabupaten Bener Meriah.
Hampir seluruh kecamatan di Kota Banda Aceh juga masuk dalam wilayah yang berpotensi terdampak, yakni Baiturrahman, Kuta Alam, Meuraxa, Syiah Kuala, Lueng Bata, Kuta Raja, Banda Raya, Jaya Baru, dan Ulee Kareng.
Adapun di Kota Lhokseumawe, perluasan hujan diperkirakan dapat mencapai Kecamatan Blang Mangat dan kawasan sekitarnya.
Prakirawan BMKG Aceh memperkirakan hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang tersebut masih berpeluang berlangsung hingga pukul 08.00 WIB.
Peringatan dini tersebut merupakan informasi nowcasting, yaitu gambaran kondisi cuaca terkini dan prakiraan cuaca ekstrem dalam jangka sangat pendek, mulai dari saat informasi dikeluarkan hingga enam jam berikutnya.
Masyarakat di wilayah terdampak diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah dan berkendara. Warga juga perlu menghindari berteduh di bawah pohon, baliho, tiang, atau bangunan yang berpotensi terdampak angin kencang.
Pengguna jalan diimbau mengurangi kecepatan apabila hujan menyebabkan jarak pandang terbatas serta memperhatikan kemungkinan genangan air di sejumlah ruas jalan. Masyarakat dapat terus memantau pembaruan informasi melalui kanal resmi BMKG karena kondisi cuaca dapat berubah dalam waktu singkat. [red]
Share berita ini