Wisata Sejarah Taman Krueng Daroy Dipenuhi Sampah dan Tak Terawat

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kondisi Taman Krueng Daroy di Kota Banda Aceh mendapat perhatian pengunjung dan warga. Sungai yang dikenal sebagai salah satu kawasan wisata sejarah Aceh itu terlihat dipenuhi sampah dan sejumlah bagian bantaran tampak kurang terawat.

Amatan Dialeksis.com, Minggu (13/9/2026), sampah terlihat di beberapa titik kawasan Krueng Daroy. Sejumlah bagian juga ditumbuhi rumput yang cukup panjang, bahkan terlihat berada di sekitar genangan air sungai.

Kondisi tersebut membuat kawasan yang seharusnya menjadi ruang rekreasi dan wisata sejarah terlihat kurang terawat.

Salah seorang pengunjung, Zahran, mengatakan kondisi kebersihan Krueng Daroy perlu mendapat perhatian. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi sebagai tempat wisata sekaligus ruang bagi masyarakat untuk bersantai.

Ia berharap kebersihan sungai dan kawasan sekitarnya dapat lebih diperhatikan sehingga pengunjung merasa nyaman.

"Sayang sekali kawasan bersejarah seperti Krueng Daroy masih terlihat kotor dan kurang terawat," ujarnya. 

Hal senada disampaikan Yuni, warga Lampaseh, Kota Banda Aceh. Ia berharap masyarakat juga ikut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Krueng Daroy merupakan salah satu sungai yang berada di kawasan Banda Aceh dan memiliki nilai sejarah. Alirannya melewati sejumlah kawasan penting, di antaranya Taman Putroe Phang, Gunongan, kompleks makam Sultan Iskandar Muda, hingga kawasan bekas Keraton Aceh.

Krueng Daroy berkaitan erat dengan sejarah Sultan Iskandar Muda dan Putri Kamaliah atau yang lebih dikenal masyarakat Aceh sebagai Putroe Phang.

Dalam sejarahnya, sungai tersebut merupakan bagian dari pembangunan kawasan Taman Ghairah pada masa Kerajaan Aceh. Aliran sungai dibuat untuk memperindah kawasan taman sekaligus menjadi bagian dari kompleks kerajaan.

Keberadaan Krueng Daroy juga tidak terlepas dari sejumlah situs sejarah yang berada di sekitarnya, seperti Gunongan dan Pinto Khop.

Selain nilai sejarah, kawasan Krueng Daroy saat ini juga menjadi tempat masyarakat beraktivitas, mulai dari berolahraga hingga rekreasi.

Karena itu, kondisi kebersihan dan perawatan kawasan dinilai penting agar nilai sejarah dan potensi wisata Krueng Daroy tetap terjaga.

Masyarakat berharap pemerintah dan warga dapat bersama-sama menjaga kawasan tersebut sehingga Krueng Daroy tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga nyaman dikunjungi.

"Kalau bersih dan terawat, Krueng Daroy tentu lebih nyaman untuk dikunjungi masyarakat," tutupnya.

Share berita ini

dialeksis.com