DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Musyawarah Wilayah (Muswil) II Ikatan Alumni Universitas Sumatera Utara (IKA USU) Aceh menghasilkan kepengurusan baru untuk periode 2026-2030.
Dalam musyawarah yang digelar di VIP Room Gunongan Kopi, Banda Aceh, Sabtu (22/8/2026), Toto Dewanto terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) IKA USU Aceh sekaligus Ketua Formatur.
Muswil tersebut diikuti alumni USU dari berbagai daerah di Aceh. Proses pemilihan berlangsung melalui musyawarah dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan persatuan antaralumni.
Sebagai Ketua Formatur, Toto Dewanto selanjutnya bertugas menyusun kepengurusan PW IKA USU Aceh untuk periode 2026-2030.
Dalam sidang pleno, peserta Muswil II membahas sejumlah agenda organisasi. Di antaranya pengesahan jadwal dan tata tertib musyawarah, laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, program kerja dan rekomendasi organisasi, serta pemilihan ketua PW IKA USU Aceh.
Selain menetapkan Toto Dewanto sebagai Ketua Formatur, Muswil II juga menetapkan lima anggota formatur.
Mereka yakni Darwis, SKM., M.Kes.; drg. Supriady R, M.Kes.; Indra Milwady, S.Sos., MH.; Tedy K. Bakiy, S.Farm., M.Farm., Apt.; serta Dr. Safarudin yang merupakan Ketua PW IKA USU Aceh periode sebelumnya sekaligus Ketua Demisioner.
Keenam anggota formatur tersebut akan bekerja bersama Toto Dewanto untuk menyusun struktur kepengurusan PW IKA USU Aceh periode 2026-2030.
Apresiasi untuk Pengurus Sebelumnya
Muswil II turut memberikan apresiasi kepada Dr. Safarudin atas kepemimpinannya selama periode sebelumnya.
Meski masa kepengurusannya berakhir, Safarudin tetap dilibatkan dalam proses konsolidasi organisasi. Ia dipercaya menjadi salah satu anggota formatur yang akan membantu menyusun kepengurusan baru.
Keterlibatan tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memperlancar proses transisi kepengurusan IKA USU Aceh.
Dengan terbentuknya tim formatur, proses konsolidasi diharapkan dapat segera dilakukan sehingga kepengurusan periode 2026-2030 dapat bekerja secara efektif dan memberikan manfaat bagi alumni, almamater, serta masyarakat Aceh.
Satukan Potensi Alumni USU di Aceh
Toto Dewanto bersama anggota formatur juga diharapkan mampu menyatukan berbagai potensi alumni USU yang tersebar di Aceh.
IKA USU Aceh diarahkan tidak hanya menjadi wadah organisasi alumni, tetapi juga ruang kolaborasi dalam berbagai bidang, mulai dari profesi, usaha, pendidikan, sosial, hingga pembangunan daerah.
Semangat tersebut sejalan dengan tema yang digaungkan dalam Muswil II, yakni “Mencari Persamaan, Membangun Jaringan untuk Kemajuan.”
Melalui semangat itu, IKA USU Aceh diharapkan semakin inklusif, solid, dan produktif serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi almamater, alumni, dan pembangunan Aceh. [*]
Share berita ini