Huntap 64 Unit Dibangun di Wih Pesam, Bener Meriah Siapkan Lahan 1,4 Hektare

DIALEKSIS.COM | Redelong - Bupati Bener Meriah Ir. H. Tagore Abubakar meletakkan batu pertama pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Wonosobo, Kecamatan Wih Pesam, Selasa (6/10/2026).

Sebanyak 64 unit rumah akan dibangun di atas lahan milik Pemerintah Kabupaten Bener Meriah seluas 1,4 hektare. Pembangunan tersebut didanai APBN melalui Kementerian Perumahan, dengan tipe rumah 36 plus.

Huntap itu diprioritaskan bagi warga Desa Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pesam, yang kehilangan rumah dan lahan akibat bencana. Sebagian besar calon penghuni bekerja sebagai buruh serabutan.

“Pemerintah Daerah Bener Meriah berkewajiban menyediakan tanah untuk membangun hunian tetap bagi para korban bencana hidrometeorologi,” kata Tagore.

Ia meminta kontraktor menyelesaikan pembangunan dalam waktu tiga bulan. Berdasarkan target rekanan, pembangunan huntap yang dikerjakan Perwakilan PT Silumba Lumba Bintang Sempurna itu ditargetkan rampung pada Desember 2026 atau selama 85 hari kerja.

Selain rumah, kawasan huntap akan dilengkapi sarana olahraga. Tagore juga mengusulkan pembangunan area usaha, termasuk kawasan kuliner, agar warga dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Lokasi huntap yang berada di jalur nasional dinilai memiliki potensi ekonomi karena banyak dilalui pengguna jalan.

Tagore turut meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan huntap di sejumlah lokasi lain di Bener Meriah, termasuk kawasan Uning Mas, Kecamatan Syiah Utama atau Samar Kilang. Ia juga mengharapkan dukungan donatur dan lembaga kemanusiaan dalam proses pemulihan warga terdampak bencana. [*]

Share berita ini

dialeksis.com