DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pemerintah Kota Sabang memperkenalkan kuliner khas Pulau Weh kepada dewan juri Aceh Culinary Festival (ACF) 2026 melalui jamuan khas di Anjungan Kota Sabang, Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, Sabtu (12/9/2026).
Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam bersama Ketua TP-PKK Kota Sabang Nuri Farisal dan Ketua BKMT Sabang Erwani Meutia turut menyambut para juri dengan tradisi pemulia jamee.
Sejumlah makanan khas Sabang disajikan, di antaranya Bu Kula, Engkot Kakap Peuaweh, Ayang Bunga Kates, Miehun Seafood, Ikan Asin Pisang-pisang, rujak, kelapa muda murni hingga puding buah naga.
Zulkifli mengatakan, ACF 2026 menjadi kesempatan bagi Sabang untuk memperkenalkan kekayaan kuliner dan rempah kepada masyarakat dari berbagai daerah.
"Kita ingin setiap orang yang datang ke Paviliun Sabang bisa mengenal Sabang bukan hanya dari alamnya, tetapi juga dari makanan dan cita rasanya," ujar Zulkifli.
Menurutnya, kuliner merupakan bagian penting dari pengalaman wisata. Wisatawan yang datang ke Sabang diharapkan tidak hanya menikmati laut dan keindahan alam, tetapi juga mengenal makanan, rempah dan produk lokal.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang Harry Susethia mengatakan, Sabang memiliki beragam potensi bahan pangan dan rempah yang dapat dikembangkan menjadi produk kuliner serta oleh-oleh khas.
Di antaranya cengkeh, pala, pinang, nilam, salak, alpukat Sabang, buah naga, kelapa hingga kakao yang telah dikembangkan menjadi produk cokelat Sabang.
Melalui ACF 2026, Pemko Sabang berharap kuliner khas Pulau Weh semakin dikenal dan mampu membuka peluang bagi UMKM serta pengembangan pariwisata berbasis kuliner. [*]
Share berita ini